Manchester - Peluang Manchester City untuk lolos ke babak 16 besar ditentukan tengah pekan ini. Namun demikian, David Silva yakin bahwa klubnya punya peluang bagus menjuarai Liga Champions.
City saat ini menempati peringkat ketiga klasemen Grup A, di bawah Bayern Munich dan Napoli. Dengan koleksi delapan poin, mereka berjarak satu poin dari Napoli. Sial buat The Citizens. Kelolosan mereka ke babak 16 besar bukan cuma ditentukan oleh mereka sendiri, tapi juga hasil pertandingan lain.
Selain wajib mengalahkan Bayern di matchday 6, pasukan Roberto Mancini ini juga berharap Napoli tidak menang di markas Villarreal. Kalau Napoli menang, apa pun hasil di Etihad Stadium, City harus rela turun kasta ke Liga Europa.
City saat ini menempati peringkat ketiga klasemen Grup A, di bawah Bayern Munich dan Napoli. Dengan koleksi delapan poin, mereka berjarak satu poin dari Napoli. Sial buat The Citizens. Kelolosan mereka ke babak 16 besar bukan cuma ditentukan oleh mereka sendiri, tapi juga hasil pertandingan lain.
Selain wajib mengalahkan Bayern di matchday 6, pasukan Roberto Mancini ini juga berharap Napoli tidak menang di markas Villarreal. Kalau Napoli menang, apa pun hasil di Etihad Stadium, City harus rela turun kasta ke Liga Europa.
Silva mengatakan, City bakal tampil habis-habisan di Liga Champions. Ia juga mengungkapkan bahwa menjadi juara di Liga Champions adalah target yang sejak awal dibidik oleh mereka.
"Tentu saja, kami harus bermain dengan bagus di liga Champions. Dan, well, kami harus memasang target menjadi juara. Kenapa tidak? Itu bukan hal yang tidak mungkin," ujarnya kepada majalah Champions League.
"Ini adalah musim yang menentukan bagi kami. Kami berhasil meraih trofi pertama dalam 35 tahun terakhir dan lolos ke Liga Champions, mengklaim tempat di antara tim-tim terbaik Eropa lainnya."
"Kami berada di atas sana bersama para elit dan ini membuat kami menarik perhatian para pemain bermental pemenang. Pemain-pemain kami tahu bagaimana caranya meraih kemenangan, harus menang, dan tak menerima hasil lain."
"Para pemenang tidak mempercayai sesuatu yang sama seperti yang lainnya. Mereka tidak pernah menerima kekalahan," tukasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar